6 Arti Bunyi di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Bunyi memiliki 6 arti.

Bunyi adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda.

Bunyi memiliki arti dalam bidang ilmu linguistik.

Bunyi memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga bunyi dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Bunyi memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga bunyi dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Bunyi termasuk dalam ragam bahasa arkais.

arti bunyi

Bunyi

Nomina (kata benda)

  1. Sesuatu yang terdengar (didengar) atau ditangkap oleh telinga.
    Contoh: Bunyi meriam, bunyi burung
  2. Kesan pada pusat saraf sebagai akibat getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan-perubahan dalam tekanan udara.
    Contoh: Dalam bahasa jepang bunyi n dan ng pada akhir kata hampir tidak berbeda
  3. Ucapan apa yang tertulis (surat, huruf, dan sebagainya).
    Contoh: Bagaimana bunyi surat itu
  4. Nada
  5. Laras (pada alat musik atau nyanyian dan sebagainya).
    Contoh: Bunyi piano, bunyi gamelan

Verba (kata kerja)

Sembunyi.

Kata Turunan Bunyi

  1. Bebunyian
  2. Berbunyi
  3. Membunyikan
  4. Pembunyian
  5. Sebunyi

Gabungan Kata Bunyi

  1. Bunyi geletar
  2. Bunyi geser
  3. Bunyi hambat
  4. Bunyi letupan
  5. Bunyi letus
  6. Bunyi pepet
  7. Bunyi sengau
  8. Bunyi sumbang
  9. Bunyi surat
  10. Bunyi-bunyian

Peribahasa Bunyi

  1. Bagai bunyi siamang kenyang

Kesimpulan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata bunyi adalah sesuatu yang terdengar (didengar) atau ditangkap oleh telinga. Contoh: Bunyi meriam, bunyi burung. Arti lainnya dari bunyi adalah kesan pada pusat saraf sebagai akibat getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan-perubahan dalam tekanan udara. Contoh: Dalam bahasa jepang bunyi n dan ng pada akhir kata hampir tidak berbeda.

KBBI